Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa : EnglishIndonesian

Elinte Beanal, Gadis dari Pedalaman Papua Penerima Beasiswa YPMAK yang Ingin Jadi Dokter Bedah

Kamis, 07 Juli 2022

MANADO – Pedalaman Papua memang terkenal kondisi geografisnya yang menantang. Gunung menjulang tinggi dan terjal, ditambah hutan lebat membuat beberapa kampung di pedalaman pulau paling ujung timur Indonesia ini harus dijangkau dengan transportasi udara.

Dampak situasi ini, tenaga kesehatan sulit menjangkau masyarakat yang membutuhkan pertolongan khususnya pasien dalam kondisi kritis.

Kondisi itulah yang membuat Elinte Beanal, perempuan muda asal Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang menjadi peserta penerima beasiswa YPMAK bercita-cita menjadi seorang dokter bedah.

“Di kampung-kampung (Papua) itu saya lihat tenaga medis kurang. Saya mau jadi dokter bedah dan kembali mengabdi di kampung,” kata Elin saat ditemui di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, selasa (5/7/2022).

Elinte adalah putri pertama seorang Kepala Suku Amungme bernama Habel Magal. Ibunya, Owak Beanal merupakan ibu rumah tangga yang keseharian mengurus ternak dan kebun di kampung.

Sejak usia dini, Elin prihatin terhadap keadaan masyarakat kampungnya. Terutama kepada ibu-ibu dan anak yang butuh pelayanan kesehatan.

“Yang saya tahu, pelayanan kesehatan itu hak utama semua orang. Mama-mama dan anak-anak di kampung butuh tenaga medis. Itu yang motivasi saya untuk tetap melanjutkan sekolah,” ucap Elin.

Menurutnya, kondisi rimba Papua bukanlah soal bagi dirinya di masa mendatang. Sejak kecil, alam sudah membentuk karakter dan fisik Elin sebagai seorang perempuan petarung.

Terbukti sejak melanjutkan studi di SMA St Nikolaus Lokon, Tomohon dua tahun silam, Elin pantang pulang ke rumah sebelum gelar dokter ada di depan namanya.

Perempuan ini pernah menjadi yang tercepat di Kota Bunga alias juara 1 lari 100 meter di Kota Tomohon dua tahun lalu.

YPMAK dukung peserta didik dalam mewujudkan mita-cita mulia peserta beasiswa. Cita-cita mulia Elinte Beanal ini pun disambut baik oleh Yayasan Pemberdayaan Amungme Kamoro (YPMAK).

Sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, YPMAK mendorong peserta beasiswa dari suku Amungme Kamoro dan lima suku kekerabatan lain untuk menjadi aktor pembangunan di Papua.

Wakil Direktur Monev dan Program YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro saat menjenguk para siswa di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (5/7/2022) memotivasi para siswa bercita-cita setinggi langit.

“Jangan takut. Tugas kalian fokus untuk belajar. Tuhan sudah kasih berkat melalui beasiswa diberikan YPMAK. Jadi ayo bercita-cita tinggi,” tegas Ihfa di hadapan anak-anak usia belasan tahun itu.

“Mama (Nur Ihfa Karupukaro) nasehat ini bukan sebagai orang yang mengelola program. Mama di sini sebagai orang tua kalian. Jadi, ayo mari belajar sungguh-sungguh dan kembali jadi pelaku pembangunan di Papua,” tambah Ihfa.

Sejak di bangku sekolah dasar, Elinte sudah mendapat pembiayaan pendidikan penuh dari YPMAK (dulu LPMAK) dan belajar di Sekolah Asrama Taruna Papua, Timika.

Saat ini Elinte sudah siap menapak kelas XII di SMA St. Nikolaus Lokon dengan beasiswa yang sama. Tinggal setahun lagi ia akan siap melangkah ke bangku perguruan tinggi.

“Mama sama Bapa pesan supaya belajar baik. Jadi saya harus kembali ke kampung bawa ijazah dan mengabdi,” senyum Elinte. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Kisah Elinte Beanal, Gadis dari Pedalaman Papua Penerima Beasiswa YPMAK yang Ingin Jadi Dokter Bedah, https://papua.tribunnews.com/2022/07/06/kisah-elinte-beanal-gadis-dari-pedalaman-papua-penerima-beasiswa-ypmak-yang-ingin-jadi-dokter-bedah?page=2.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman

1,017 Tampilan
Bagikan ke Sosial Media



Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id




Copyright © 2024 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika