Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Wilayah Intervensi Program Kampung Sehat Didorong Menuju Kemandirian

Friday, 30 January 2026
Petugas kesehatan yang bertugas di Kampung Tsinga saat mempresentasikan pelaksanaan Program Kampung Sehat. (MISKAN)

PROGRAM Kampung Sehat yang digagas Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) terus memperkuat pelayanan kesehatan di kampung-kampung wilayah intervensi.

Tidak hanya menghadirkan layanan medis, program ini kini semakin menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai penggerak utama perubahan. Hal ini sesuai dengan tujuan utama dari Program Kampung Sehat, yakni meningkatnya pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan masyarakat di wilayah intervensi.

Langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar pelatihan ‘community participation’ (partisipasi masyarakat) bagi para petugas Kampung Sehat dari tiga yayasan mitra pelaksana (Yayasan Ekologi Papua, Yayasan Papua Lestari, dan Yayasan RUMSRAM).

Kegiatan yang difasilitasi Yayasan Care Peduli (YCP) ini berlangsung selama tiga hari, 28–30 Januari 2026, di Ballroom Swiss-Belinn Timika.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas staf lapangan, khususnya bidan dan perawat, dalam melibatkan berbagai komponen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, agama, aparat kampung, pemuda, hingga kelompok perempuan agar turut berperan aktif dalam upaya peningkatan derajat kesehatan di kampung masing-masing.

Project Manager YCP, Tengku Rodhan mengatakan bahwa membangun kampung sehat tidak cukup hanya dengan memberikan layanan pengobatan. Perubahan yang berkelanjutan harus tumbuh dari kesadaran masyarakat itu sendiri.  “Dari tujuan itu, maka potensi-potensi kampung harus bisa diarahkan menuju kemandirian, terutama dalam isu kesehatan,” kata Tengku di sela-sela kegiatan.

YPMAK melalui YCP menargetkan pada tahun depan sejumlah kampung yang saat ini masih mendapat layanan primer sudah menunjukkan tingkat kemandirian yang lebih baik.

Kemandirian yang dimaksud adalah meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap isu kesehatan, termasuk pola hidup sehat dan pemanfaatan fasilitas layanan kesehatan yang telah tersedia.

“Akses pelayanan kesehatan sebenarnya sudah cukup terbuka. Tinggal bagaimana masyarakat memahami pentingnya hidup sehat dan tahu harus kemana ketika membutuhkan layanan kesehatan,” jelasnya.

Selama tiga hari pelatihan, para petugas dibekali metode Participatory Learning and Action (PLA), yakni pendekatan yang mendorong proses belajar bersama dan aksi bersama masyarakat.

Melalui metode ini, petugas diajak memetakan potensi kampung dan mengidentifikasi figur-figur yang dapat menjadi agen perubahan di tingkat lokal.  “Petugas di lapangan akan memetakan potensi kampung untuk dijadikan pemimpin-pemimpin perubahan di kampung tersebut. Berapa banyak komponen yang digandeng, itu tergantung hasil identifikasi di lapangan,” jelasnya.

Tengku menegaskan, fokus utama Program Kampung Sehat tahun kedua ini adalah mendorong perubahan perilaku. Petugas tidak hanya hadir untuk mengobati, tetapi juga memberikan edukasi dasar tentang kesehatan, seperti pentingnya menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, serta mencegah penyakit, seperti malaria.

“Teman-teman Kampung Sehat bukan sekadar datang mengobati, tapi juga membangun kesadaran. Kita ingin ada perubahan perilaku di masyarakat,” tegasnya.

Ia mengakui, pada tahun pertama pelaksanaan program, partisipasi masyarakat belum terlihat signifikan. Karena itu, pada tahun kedua 2026 ini pendekatan diperkuat agar masyarakat tidak lagi menjadi objek penerima manfaat, melainkan subjek sekaligus motor penggerak perubahan.

Pada akhir tahun, akan dilakukan evaluasi untuk menilai kampung mana yang telah memenuhi kriteria kemandirian. Kampung yang dinilai mandiri dalam isu kesehatan akan dijadikan ‘pilot project’ atau percontohan bagi kampung lainnya.

“Kalau kampung itu sudah mandiri, maka petugas Kampung Sehat bisa dialihkan ke kampung lain yang masih membutuhkan pendampingan,” ungkap Tengku.

Melalui pelatihan ini, YPMAK berharap lahir kampung-kampung yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan secara berkelanjutan. (ots-1)

92 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika