Pilih Bahasa :
“Kami memang sudah menyiapkan dan ada pembekalan secara khusus untuk anak-anak bisa diturunkan dalam OSN”
SUASANA penuh semangat tampak di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP). Lima anak terpilih akan melaju mewakili Kabupaten Mimika dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa SATP yang berada di bawah naungan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) berhasil mencetak bibit-bibit unggul di bidang sains, matematika, dan ilmu pengetahuan sosial.
Kelima anak tersebut yakni Arifin Omabak (kelas 7A) dan Ega Wofako (kelas 7A) yang akan bertanding di bidang IPA tingkat SMP. Lalu ada Omi Miagoni (kelas 8A) dan Rockim Magal (kelas 8A) di bidang Matematika tingkat SMP, serta satu-satunya wakil SD, Petronela Yulivia Mitoro (kelas 4D) yang berkompetisi di bidang IPS.
Kepala SATP Mimika, Sonnianto Kuddi mengungkapkan keberhasilan anak-anak ini tidak lepas dari sistem pembelajaran khusus yang diterapkan SATP.
“Di SATP memiliki kelas khusus bilingual yang mendidik anak-anak bisa berkompetisi di bidang sains, matematika, dan umum dengan menggunakan Bahasa Inggris,” jelas Sonni, Kamis (17/7).
Setiap kali ada kesempatan kompetisi seperti OSN, pihaknya langsung mengikutsertakan anak-anak yang telah dibina secara intensif. “Kami memang sudah menyiapkan dan ada pembekalan secara khusus untuk anak-anak bisa diturunkan dalam OSN,” ujarnya.
Berawal dari OSN Kabupaten
Pada OSN tingkat kabupaten yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud, SATP mengikutsertakan 30 anak dari berbagai bidang.
“Pada event tersebut kita mengikutkan anak-anak untuk bidang IPA, Matematika, dan IPS, baik jenjang SD maupun SMP. Setiap bidang kita ikutkan 5 orang anak. Total yang ikut sebanyak 30 anak,” terang Sonni.
OSN tingkat kabupaten ini berlangsung secara online dengan pengawasan silang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika dan Sekolah Integral. Hasilnya, lima anak SATP berhasil lolos ke tingkat provinsi.
“Puji Tuhan ada 5 anak yang lolos ke tingkat provinsi guna mewakili Mimika, yakni jenjang SMP itu 2 anak untuk bidang matematika. Kemudian masih jenjang SMP 2 anak untuk bidang IPA. Sementara untuk jenjang SD ada 1 anak pada bidang IPS,” ungkapnya.
Perjuangan anak-anak SATP belum berakhir. Mereka akan bersaing di OSN tingkat provinsi pada awal Agustus 2025. SATP telah menyiapkan strategi khusus.
“Karenanya, kita akan memberikan pembekalan secara intensif. Dalam arti yang biasanya dilakukan pelatihan secara standar,” ucapnya.
Namun untuk menghadapi OSN tingkat provinsi, akan diberikan pelatihan dan pembinaan khusus. Termasuk guru-gurunya berkompeten di bidangnya untuk melakukan pendampingan.
Pembekalan akan dilakukan penuh, mulai pagi hingga sore. Harapan besar disematkan kepada lima anak ini agar bisa melaju ke tingkat nasional.
“Mudah-mudahan dan mohon dukungannya, dengan upaya ini anak-anak bisa lolos ke tingkat nasional,” harap Sonni penuh optimisme. (ots-1)