Pilih Bahasa :
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menyerahkan bantuan dana kepada Sinode Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah 2, Papua Tengah dan GKII Amungsa Timika.
Total bantuan dana yang dikucurkan YPMAK selaku pengelola dana Kemitraan PT Freeport Indonesia sebesar Rp1,5 miliar. Dengan rincian, Sinode Rp1 miliar dan Gereja Amungsa Rp500 juta.
Bantuan yang diberikan kepada Sinode untuk pembangunan aula. Sedangkan kepada Gereja Amungsa untuk pembangunan kantor Klasis.
Ketua YPMAK, Leonardus Tumuka mengatakan, bantuan dana diberikan untuk pembangunan aula Sinode dan kantor Klasis Gereja Amungsa bertujuan bisa membawa dampak kepada jemaat dalam pembinaan rohani.
“Bantuan yang diberikan untuk pembangunan ini sesuai dengan proposal yang diajukan. Semoga bermanfaat dalam menguatkan iman dan moral jemaat,” ujarnya.
Sinode GKII Wilayah 2 membawahi 8 kabupaten dengan 28 klasis atau daerah. Sehingga, menurut Hans membutuhkan tempat yang luas dan layak untuk melaksanakan kegiatan. Aula yang dibangun nanti diharapkan bisa menampung 2.000 – 3.000 jemaat.
“Tidak ada bantuan dari pihak manapun sementara ini. Karenanya kami ucapkan banyak terimakasih kepada YPMAK. Bantuan ini menunjukkan bahwa YPMAK memberi hatinya Tuhan dan kami percaya YPMAK akan diberikan kekuatan dan kesuksesan karena sudah memuliakan Tuhan,” tuturnya.
Sementara Ketua Badan Pengurus GKII Daerah Amungsa Timika, Pendeta Bartolomeus Kum mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan YPMAK.
“Semoga bantuan yang diberikan ini membawa manfaat bagi jemaat. Dan YPMAK selalu diberikan kemudahan serta kesuksesan dalam melaksanakan tugas,” ujarnya. (*)