Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Kolaborasi YPMAK, PTFI, dan Pemkab Mimika Percepat Pembangunan Berkelanjutan

Monday, 27 July 2026
Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Mimika, YPMAK dan PT Freeport Indonesia di Jakarta, 17 Juni 2026. (Foto : Multimedia Wakil Bupati Mimika)

PEMBANGUNAN yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan para pemangku kepentingan untuk menyatukan visi, menyelaraskan program, dan membangun kolaborasi yang sa­ling menguatkan. Semangat inilah yang menjadi fondasi lahirnya nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), PT Freeport Indonesia (PTFI), dan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Penandatanganan MoU yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, pada Rabu, 17 Juni 2026, menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan di Kabupaten Mimika. Kesepakatan tersebut dihadiri Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, Executive Vice President Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, serta Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka.

Bagi YPMAK, kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen administratif, melainkan awal dari sebuah tata kelola pembangunan yang lebih terintegrasi. Selama bertahun-tahun, YPMAK telah menjalan­kan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, dan infrastruktur. Kini, seluruh upaya tersebut dipayungi dalam sebuah kerangka kolaborasi bersama pemerintah daerah dan PTFI sehingga arah pembangunan menjadi semakin selaras.

Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka menilai MoU tersebut merupakan tonggak penting untuk menyatukan berbagai inisiatif pembangunan yang selama ini berjalan secara parsial.

“MoU ini menjadi payung besar untuk mengakselerasi seluruh program pembangunan yang selama ini sebenarnya sudah berjalan, namun masih dilakukan secara terpisah atau ma­sing-masing. Dengan adanya kesepakatan ini, kolaborasi akan menjadi lebih terarah, terukur, dan saling melengkapi,” kata Leonardus melalui sambungan telepon, Kamis (18/6/2026).

Pernyataan tersebut menggambarkan perubahan paradigma dalam pelaksanaan pembangunan di Mimika. Fokusnya bukan lagi pada siapa yang menjalankan program, melainkan bagaimana seluruh program dapat saling melengkapi sehingga menghasilkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

Melalui kesepakatan ini, YPMAK sebagai pengelola dana kemitraan PTFI bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan PTFI memiliki ruang yang lebih luas untuk memetakan berbagai program yang telah berjalan. Pemetaan tersebut menjadi langkah penting agar pelaksanaan kegiatan maupun penggunaan anggaran tidak saling tumpang tindih.

Lebih dari itu, MoU menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antarlembaga. Berbagai tantangan pembangunan dapat dibahas secara bersama sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar lahir dari semangat kemitraan.

“Kalau ada program yang sudah dijalankan YPMAK, maka pemerintah daerah bisa mengambil peran pada bagian yang belum tersentuh. Begitu juga dengan Freeport. Dengan demikian, seluruh sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut dirancang tidak berhenti pada tingkat kebijakan. MoU menjadi kerangka umum yang selanjutnya akan diterjemahkan ke dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis antara setiap divisi di YPMAK dengan organisasi perangkat daerah (OPD) se­suai bidang masing-masing.

Divisi Kesehatan akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Divisi Pendidikan bersinergi dengan Dinas Pendidikan, sementara divisi lainnya membangun kerja sama deng­an OPD yang relevan. Pendekatan ini diharapkan mempercepat implementasi program sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya.

“Harapannya, beban tidak hanya ditanggung satu pihak. Namun kita bisa berbagi peran, berbagi tanggung jawab, dan bersama-sama menghadirkan perubahan yang lebih cepat, lebih efisien, dan tepat sasaran bagi masyarakat,” ucap Leonardus.

Semangat berbagi peran tersebut menjadi salah satu nilai utama dalam kemitraan ini. Setiap institusi tetap menjalankan mandatnya, tetapi bergerak dalam arah yang sama sehingga pembangunan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.

Di sektor pendidikan, YPMAK selama ini dikenal konsisten mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua melalui program beasiswa bagi putra-putri asli Papua. Dengan adanya sinergi bersama pemerintah daerah, diharapkan jangkauan layanan pendidikan semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak generasi muda Mimika.

“Selama ini YPMAK mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk beasiswa. Dengan adanya kolaborasi, pemerintah daerah dapat mengambil peran tertentu sehingga lebih banyak anak-anak Mimika yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, pada bidang kese­hatan, kerja sama diarahkan untuk memperkuat berbagai program strate­gis yang telah berjalan, seperti Program Kampung Sehat, penanggulang­an malaria, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Amungme, Kamoro, lima suku kekerabatan, maupun masyarakat Mimika secara umum.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan pendekatan yang le­bih­ komprehensif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui evaluasi dan pengembangan program secara berkelanjutan.

Menutup keterangannya, Leonardus menegaskan bahwa tujuan utama dari MoU ini adalah membangun kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Mimika.

“Intinya, MoU ini adalah kesepakatan bersama untuk berkolaborasi. Apa yang selama ini sudah dilakukan akan diperkuat dalam satu kerangka yang jelas. Dengan demikian, pembangunan di Mimika dapat berjalan lebih terkoordinasi, efisien, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kesepakatan strategis ini, YPMAK, PTFI, dan Pemerintah Kabupaten Mimika menunjukkan bahwa pembangunan yang efektif lahir dari sinergi, bukan dari kerja sendiri-sendiri. Ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam satu payung kolaborasi, setiap program tidak hanya menjadi lebih terarah dan efisien, tetapi juga semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Inilah fondasi penting menuju Mimika yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera. (ots-1)

15 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika