Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Siswa Papua Tembus Panggung Dunia,  SATP antar delegasi ke Final Olimpiade Matematika Vietnam dan Koding Uzbekistan

Wednesday, 24 June 2026

PUTRA-PUTRI Papua kembali membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level internasional. Delapan siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) berhasil melaju ke final Olimpiade Matematika Internasional di Vietnam. Sementara delegasi klub koding SATP menembus babak final dunia Olimpiade Informatika yang akan digelar di Uzbekistan.

Prestasi membanggakan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan pendidikan yang dilakukan SATP di bawah naungan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI). Tidak hanya meraih medali, para siswa juga sukses mengamankan tiket untuk mewakili Indonesia dan Papua diajang internasional bergengsi.

Prestasi pertama datang dari cabang matematika. Sebanyak delapan siswa SATP sukses meraih silver medal pada babak penyisihan regional Asia International Mathematical Olympiad (AIMO) 2026 yang dilaksanakan di Sekolah Integral Hidayatullah pada 25 April 2026.

Hasil tersebut mengantarkan seluruh peserta SATP lolos ke Final Round AIMO 2026 yang akan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 1–5 Agustus 2026.

Delapan siswa yang akan membawa nama Papua ke Vietnam adalah Cindy Magai (Kelas 2), Petrus Magal (Kelas 4), Seprianto Abugau (Kelas 5), Sanus Kum (Kelas 5), Eben Jawame (Kelas 7), Denis Omaleng (Kelas 8), Yoram Kum Uamang (Kelas 8), dan Seno Yanampa (Kelas 8).

Kepala UPT Pusat Prestasi SATP, Elpianus Paat, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan konsistensi para siswa dalam belajar.

Ini menurutnya pencapaian sangat membanggakan, meski belum usai. Para siswa masih harus berjuang persiapkan diri untuk lebih baik lagi menghadapi babak final.

“Karena tantangan di babak final akan jauh lebih berat. Disiplin, semangat belajar, dan komitmen harus terus dijaga,” kata Elpianus dalam keterangannya yang diterima Suara Amor, Rabu (10/6/2026).

Delegasi Koding Cetak Prestasi Global

Tak kalah membanggakan, siswa-siswa SATP juga menunjukkan kemampuan luar biasa di bidang teknologi melalui ajang International Junior Informatics Olympiad (IJIO) 2026.

Sebagai satu-satunya perwakilan dari Papua, delegasi SATP berhasil meraih dua medali perunggu dan dua penghargaan Honorable Mention dalam kompetisi yang diikuti 1.893 peserta dari 26 negara.

Kompetisi yang digelar secara da­ring pada 8 Mei 2026 itu, memperte­mukan para pelajar terbaik dari berba­gai negara untuk menyelesaikan per­­soalan berbasis pemrograman dan computational thinking.

Dari 10 siswa yang dikirimkan, dua siswa berhasil meraih Bronze Medalist Award, yakni Darlin Komangal dan Merenus Alomang. Sementara penghargaan Honorable Mention Award diraih Erion Uamang dan Yuvinia Ukapoka.

Prestasi tersebut mengantarkan dua siswa SMP SATP lolos otomatis ke IJIO Global Final 2026 di Tashkent, Uzbekis­tan. Sementara dua siswa SD penerima Honorable Mention masih berpeluang menyusul setelah mengikuti pelatihan dan seleksi lanjutan.

Keberhasilan ini menjadi buah dari program pengembangan teknologi yang telah diterapkan SATP sejak tahun 2022. Hingga kini, sekolah telah melahirkan lebih dari 20 karya game edukatif hasil kreasi para siswanya (dapat diakses di https://linktr.ee/satptimika).

Kepala Unit Pusat TIK sekaligus Penanggung Jawab Program Koding SATP, Joy Londok, mengatakan fondasi pembelajaran yang dibangun secara berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan para siswa.

“Meskipun persiapan khusus menuju kompetisi hanya berlangsung sekitar tiga minggu, anak-anak sudah memiliki dasar yang kuat dari pembelajaran reguler sepanjang tahun. Dukungan sistem pembelajaran digital sekolah juga membantu mereka beradaptasi dengan cepat menghadapi tantangan kompetisi internasional,” katanya.

Dukungan Pihak Sekolah

Menjelang final di Vietnam dan Uzbekistan, para siswa kini menjalani pembinaan dan pelatihan intensif untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Kepala Sekolah Taruna Papua, Sonianto Kuddi, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para siswa yang dinilai telah menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua.

“Kalian telah membuktikan bahwa anak-anak Papua mampu bersaing dan bersinar di panggung dunia. Kami bangga bukan hanya karena prestasi yang diraih, tetapi juga karena kalian tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, karakter, dan identitas sebagai orang Papua. Teruslah melangkah dengan rendah hati, berintegritas, dan penuh semangat, karena masa depan Papua yang gemilang ada di tangan generasi seperti kalian,” ujar Soni kepada para siswanya.

Pihak SATP juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan para siswa, terutama YPMAK sebagai pemilik SATP, serta PT Freeport Indonesia sebagai mitra utama dalam pengembangan pendidikan.

Keberhasilan ini menjadi lebih dari sekadar raihan medali. Ini adalah bukti bahwa dengan kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang tepat, anak-anak Papua mampu menembus batas geografis, mengharumkan nama daerah, dan berdiri sejajar dengan pelajar terbaik dunia.

Di Hanoi dan Tashkent nanti, mereka bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga harapan besar masyarakat Papua untuk masa depan yang lebih gemilang. (ots-1) 

5 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika