Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Dorong Kesejahteraan Melalui Pangan Lokal, YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya

Monday, 22 June 2026
Deputi Bidang Program YPMAK Billy Enersob Korwa saat meletakkan batu pertama pembangunan rumah sagu di Mapurujaya. (ots-1)

YAYASAN Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembangunan Rumah Sagu di Kelurahan Wania, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Kamis (11/6/2026).

​Fasilitas pengolahan sagu ini merupakan bagian dari Financial Literacy Program (LFP), hasil kolaborasi antara YPMAK, BTN, dan CV Amungsa Berjaya Gemilang.

Acara dimulai dengan doa pemberkatan oleh Pastor Paroki Imanuel Mapurujaya, Agustinus Yerwuan, disusul dengan peletakan batu pertama.

​Deputi Bidang Program YPMAK, Billy Enerson Korwa menegaskan pembangunan ini bukan sekadar fasilitas produksi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

​“Rumah sagu ini menjadi pengingat bagi kita untuk menghargai anugerah Tuhan berupa pangan lokal sebagai identitas Papua. Kami berharap fasilitas dengan kapasitas produksi besar ini mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan keluarga penerima manfaat,” ujar Billy.

Kepala Divisi Program Sosial dan Ekonomi YPMAK, Oktavianus Jangkup menambahkan bahwa sagu memiliki potensi nilai ekonomi tinggi yang melampaui penggunaan tradisional.

​“Dengan dukungan mesin pengolah yang memadai, sagu dapat diolah menjadi berbagai produk pangan yang lebih variatif. Jika proyek percontohan di Mapurujaya ini berhasil dan berkembang, kami akan mempertimbangkan pembangunan serupa di wilayah lain, seperti Kokonao,” jelas Oktavianus.

​Pembangunan rumah sagu ini ditargetkan rampung dalam satu bulan. Fasilitas tersebut nantinya akan dikelola oleh kelompok usaha Paweyari yang dipimpin oleh Kanisius Maopiyauta bersama 12 anggotanya.

Kasianus  menyampaikan apresiasi kepada YPMAK yang tmembangun rumah sagu bagi warga Kelurahan Wania RT 02, Distrik Mimika Timur.

Pembangunan rumah sagu tersebut merupakan hal yang sudah lama dinantikan oleh kelompoknya. Ia mengaku bersyukur karena fasilitas yang diharapkan akhirnya dapat terwujud.

“Saya menunggu sekian lama, dan saat sekarang sudah jadi,” ujar Kasianus.

Menurutnya, keberadaan rumah sagu ini sangat membantu masyarakat dalam mengelola hasil sagu.

Namun, masih terdapat sejumlah kendala yang perlu mendapat perhatian, terutama akses jalan menuju lokasi pengambilan sagu. 

“Kendala yang kami hadapi adalah akses jalan menuju lokasi pengambilan sagu. Kami berharap pemerintah juga bisa membantu membuat badan jalan agar kami bisa pergi mengambil sagu,” ungkapnya.

Selain akses jalan, Kasianus juga berharap adanya dukungan sarana transportasi untuk mengangkut hasil sagu dari lokasi pengambilan menuju rumah sagu.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kelurahan Wania RT 02 yang juga anggota Kelompok Paweyari, Abraham Etapoka, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada YPMAK atas pembangunan rumah sagu tersebut.

“Kami atas nama anggota kelompok mengucapkan terima kasih banyak kepada YPMAK yang telah membangun rumah sagu untuk kami dan mempercayakan kami untuk mengelolanya,” ungkap Abraham.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Wania, khususnya warga RT 02 yang telah mendukung proses pembangunan rumah sagu tersebut.

Pembangunan rumah sagu ini diharapkan dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi dan kearifan masyarakat setempat. (ots-1/ots-2)

16 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika