Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Dukungan Pemdis Mimika Barat Jauh untuk Program YPMAK

Thursday, 04 June 2026
Sekretaris Distrik Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau. (IST)

PEMBANGUNAN wilayah terpencil memerlukan kolaborasi antarlembaga agar manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Di Distrik Mimika Barat Jauh, pendekatan pembangunan berbasis kampung mulai menunjukkan hasil melalui pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi dan layanan kesehatan yang digagas Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).

Program kelompok kerja (Pokja) dan Kampung Sehat sejauh ini memberi kontribusi nyata dalam memperkuat kualitas hidup masyarakat pesisir. Kehadiran program tersebut tidak sekadar menghadirkan bantuan sesaat, melainkan membangun fondasi kemandirian melalui penguatan kapasitas warga serta peningkatan akses layanan dasar.

Pemerintahan Distrik (Pemdis) Mimika Barat Jauh mengakui program Pokja dan Kampung Sehat yang dijalankan YPMAK di kampung-kampung pesisir memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sekretaris Distrik Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau mengungkapkan langkah YPMAK sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Mimika di bawah kepemimpinan Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, terutama dalam mendorong pertumbuhan wilayah dari kampung menuju pusat-pusat pembangunan yang lebih luas.

“Program ini sangat baik dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Apa yang dijalankan sejak tahun lalu sudah mulai terlihat hasilnya,” ujarnya.

Respon positif masyarakat terlihat dari keterlibatan aktif warga dalam berbagai program pemberdayaan. Di Kampung Potowaiburu, misalnya, pelaksanaan Pokja dan Kampung Sehat diterima sebagai bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat.

Dukungan pemerintah distrik muncul dari penilaian atas efektivitas program dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat. Model pembangunan partisipatif seperti ini dinilai lebih tepat diterapkan di wilayah terpencil karena mendorong masyarakat menjadi subjek utama pembangunan.

Selain penguatan sektor kesehatan, pengembangan ekonomi produktif juga mulai dirintis melalui budidaya kopi. Program tersebut membuka peluang diversifikasi ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan potensi komoditas unggulan baru bagi masyarakat setempat.

“Ini baru pertama kali, dan hasilnya cukup menjanjikan. Kedepan, kami berharap ada tambahan program lain seperti kelapa karena wilayah ini cukup potensial,” jelasnya.

Secara ilmiah, pengembangan komoditas berbasis potensi lokal menjadi strategi efektif dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat kampung. Pemanfaatan sumber daya alam secara terukur mampu memperkuat pendapatan keluarga sekaligus menciptakan keberlanjutan ekonomi jangka panjang.

Di sisi lain, layanan Kampung Sehat hadir menjawab keterbatasan akses kesehatan di wilayah pedalaman dan pesisir. Program ini menjadi instrumen penting dalam pemerataan layanan dasar, terutama bagi masyarakat yang selama ini sulit menjangkau fasilitas kesehatan formal.

Benediktus menilai keberadaan layanan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran tenaga kesehatan secara langsung di kampung memberi kepastian layanan sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat warga.

“Kami di Distrik Mimika Barat Jauh sangat bersyukur dan menerima semua program yang masuk karena ini sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.

Sinergi antara pemerintah daerah, YPMAK, dan partisipasi masyarakat menunjukkan pembangunan berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kerja bersama. Ketika kampung menjadi titik awal pembangunan, kesejahteraan bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan proses nyata yang sedang bertumbuh dari akar kehidupan masyarakat itu sendiri. (ots-1/ots-2)

24 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika