Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Bantuan Jaring Tangkap Jadi Penggerak Ekonomi Warga Potowaiburu

Wednesday, 20 May 2026
Tim Monev YPMAK meninjau langsung pemanfaatan bantuan jaring di Kampung Potowaiburu, Rabu (6/5/2026).

DI wilayah pesisir seperti Kampung Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, laut bukan sekadar bentang alam, melainkan ruang hidup yang memberi penghidupan bagi masyarakat. Aktivitas melaut menjadi denyut ekonomi keluarga, sekaligus bagian dari tradisi yang diwariskan lintas generasi.

Ketika dukungan sarana penangkapan tersedia secara tepat guna, hasilnya bukan hanya memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga sendiri.

Kondisi ini terlihat dalam pemanfaatan bantuan jaring dari program Kelompok Kerja (Pokja) Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI). Program tersebut dimonitor langsung oleh tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) saat kunjungan ke Kampung Potowaiburu, Rabu (6/5/2026).

Monitoring dipimpin Kepala Divisi Monev Program Sosial Ekonomi YPMAK Monica Maramku bersama tim, serta dihadiri masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk melihat efektivitas pemanfaatan bantuan sekaligus memastikan program berjalan sesuai kebutuhan riil warga.

Bagi masyarakat Potowaiburu, bantuan jaring memberi dampak nyata terhadap aktivitas melaut. Sarana tangkap ini digunakan untuk memperoleh ikan konsumsi seperti kakap dan jenis lainnya, lalu sebagian hasilnya diolah agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Salah seorang warga, Leo Naimu menuturkan jaring mata empat dan mata lima digunakan untuk menjaring ikan seperti kakap dan jenis lainnya. Dalam sekali melaut, mereka bisa mendapatkan sekitar tujuh ekor ikan untuk dikonsumsi maupun diolah lebih lanjut.

Pernyataan ini menunjukkan pendekatan ekonomi subsisten produktif (sistem yang menggabungkan swasembada kebutuhan dasar dengan peningkatan nilai tambah produksi untuk meningkatkan taraf hidup), masih menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat pesisir. Hasil tangkapan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menjadi komoditas ekonomi melalui proses pengolahan lanjutan.

Monica mengatakan pihaknya ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia menegaskan setiap program kerja dari dana Pokja harus memberikan manfaat nyata dan mendorong kemandirian ekonomi warga kampung.

Pendekatan berbasis pemberdayaan seperti ini menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan. Bantuan bukan sekadar distribusi fasilitas, melainkan instrumen untuk memperkuat kapasitas ekonomi lokal agar tumbuh secara berkelanjutan.

Ketua Pokja Kampung Potowaiburu, Emilianus Kumuti mengungkapkan jaring bantuan digunakan untuk menangkap berbagai jenis ikan yang kemudian diolah menjadi ikan asin untuk dijual.

“Biasanya hasil tangkapan diolah jadi ikan asin, bisa sampai satu karung ukuran 50 kilogram, lalu kami bawa untuk dijual,” ujarnya.

Pengolahan hasil tangkapan menjadi ikan asin memberi nilai tambah signifikan. Selain memperpanjang daya simpan, produk olahan ini memiliki akses pasar lebih luas sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Selain pemanfaatan jaring, Emilianus mengaku pihaknya juga tengah melakukan pemanfaatan dana program untuk perkebunan kelapa.

Langkah diversifikasi usaha ini memperlihatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk membangun ketahanan ekonomi melalui berbagai sektor produktif. Perikanan tetap menjadi kekuatan utama, sementara pengembangan perkebunan kelapa membuka ruang usaha baru yang menopang stabilitas ekonomi kampung.

Potowaiburu memberi gambaran bagaimana intervensi pembangunan yang berbasis kebutuhan lokal dapat menghadirkan perubahan konkret. Dari selembar jaring, masyarakat membangun harapan, menjaga tradisi melaut, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi keluarga menuju kemandirian yang berkelanjutan. (ots-1/ots-2)

22 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika