Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

RSMM Siap Berubah untuk Masa Depan

Wednesday, 04 March 2026

LANGKAH besar menuju transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Mimika resmi dimulai. Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) ini menandai babak baru melalui kick-off penyusunan Rencana Induk Pengembangan.

Kegiatan kick-off tersebut digelar di Hotel Horison Diana Timika, Senin (16/2), dan dibuka oleh Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka. Hadir pula EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia Nathan Kum, Ketua Pembina YPMAK Engel Enoch, serta jajaran pengurus YPMAK.

Momentum ini bukan sekadar seremoni. Ini menjadi penanda dimulainya pekerjaan strategis yang akan menentukan arah masa depan RSMM—rumah sakit yang sejak 1999 telah menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat Mimika.

Selain kick-off, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara YPMAK dan PT Ligar Mandiri Indonesia yang akan mendampingi komite seleksi dalam mencari mitra pengelola dan pengembangan RSMM.

Ketua Komite Seleksi Rencana Induk Pengembangan RSMM, Feri Magai Uamang menjelaskan tahapan ini bukan proses instan. Enam bulan kerja intensif telah dilalui sebelum akhirnya kick-off dapat dilaksanakan.

“Selama enam bulan kami bekerja hingga akhirnya mendapatkan konsultan pendamping. Prosesnya dimulai dari lelang, diikuti 58 pelamar, kemudian disaring menjadi enam, lalu tiga kandidat terbaik, hingga akhirnya ditetapkan satu pemenang,” kata Feri yang juga Wakil Ketua Pengurus YPMAK Bidang Perencanaan Program.

Feri menegaskan mandat penyusunan master plan ini bersifat strategis dan harus diselesaikan tepat waktu.

“Kick-Off ini sebagai sebagai tanda bahwa sudah dimulai pekerjaan untuk Rencana Induk Pengembangan RSMM,” ujarnya.

Rencana Induk ini diharapkan menjadi peta jalan komprehensif yang mencakup pengembangan jangka pendek, menengah, hingga panjang—menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang kian kompleks di Mimika.

RSMM dan Ikatan Psikologis Masyarakat Asli

Bagi masyarakat asli Mimika, RSMM bukan sekadar fasilitas kesehatan. Rumah sakit ini memiliki ikatan historis dan emosional yang kuat.

Ketua Pembina YPMAK, Engel Enoch menegaskan persiapan rencana ini telah dilakukan sekitar satu tahun dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada. Bahkan YPMAK mengambil alih langsung prosesnya demi memastikan kualitas dan ketepatan waktu.

“Secara psikologis RSMM sudah melekat dengan masyarakat, khususnya masyarakat asli. Namun diakui, seiring waktu muncul berbagai tantangan dan RSMM mulai tertinggal. Karena itu pengelolaannya perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Engel, dalam tiga bulan ke depan konsultan akan mendampingi penyusunan rencana induk secara menyeluruh. Hasilnya akan menjadi dasar menghadirkan mitra pengelola baru pada tahun mendatang.

“Sebagai ketua Pembina YPMAK, tentunya saya akan monitor, saya akan pasang alarm bagaimana untuk melihat dan bertanya perkembngan kepada rekan-rekan pengurus,” tuturnya.

Reformasi dan Harapan Kebangkitan

Setelah hampir tiga dekade beroperasi, RSMM tetap menjadi rujukan utama, khususnya bagi dua suku asli Amungme dan Kamoro serta kerabat lima suku lainnya. Namun dinamika pelayanan dan keterbatasan infrastruktur membuat antusiasme masyarakat sempat menurun.

Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka menilai pembenahan ini merupakan kebutuhan mendesak.

“Kita perlu reformasi pola pelayanan dan desain fasilitas agar sesuai perkembangan zaman. Tujuan utamanya meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat asli Papua dan seluruh warga,” tegasnya.

Leo berharap proses ini menjadi titik balik kebangkitan RSMM, bukan hanya dalam aspek medis, tetapi juga sebagai instrumen peningkatan kualitas hidup masyarakat Mimika.

“Kick-off ini menandai dimulainya tahapan krusial menuju transformasi RSMM. Sehingga diharapkan ke depannya RSMM kembali menjadi pusat layanan kesehatan yang unggul dan terpercaya bagi seluruh warga Mimika,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Ligar Mandiri Indonesia, Budi Prayogi memastikan timnya akan bekerja komprehensif—mulai dari pengumpulan data, identifikasi masalah utama, hingga perumusan solusi dan rekomendasi mitra strategis yang tepat.

“Kami tidak hanya mencari mitra yang bagus, tetapi mitra yang tepat sesuai kebutuhan RSMM. Solusi yang dihasilkan harus mampu menjawab persoalan nyata di lapangan,” jelasnya.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, penyusunan Rencana Induk Pengembangan dan proses seleksi pengelola baru RSMM ditargetkan rampung sebelum tahun 2027.

Kick-off ini bukan sekadar awal administrasi proyek. Ia adalah pernyataan komitmen bahwa rumah sakit kebanggaan Mimika sedang bersiap berubah—berbenah, bertransformasi, dan kembali merebut kepercayaan publik demi masa depan layanan kesehatan yang lebih bermartabat. (ots-1)

91 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika