Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Warga Wumuka Ingin Program Kampung Sehat Terus Berlanjut

Wednesday, 15 October 2025
Kepala Divisi Monev Program Kesehatan YPMAK, Riana Wadibar (topi merah) saat kunjungan ke rumah warga untuk melakukan survey pelaksanaan Program Kampung Sehat di Kampung Wumuka, Sabtu (6/9).

DI tepi Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, terdapat sebuah kampung bernama Wumuka. Letaknya jauh dari pusat pelayanan kesehatan, jalan menuju ke sana tidak selalu mulus, apalagi ketika hujan mengguyur berhari-hari. 

Namun di balik keterbatasan itu, ada secercah harapan yang dirasakan warga sejak hadirnya program Kampung Sehat yang dijalankan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).

Bagi warga, kehadiran tenaga kesehatan yang tinggal dan bekerja bersama masyarakat adalah hal yang sangat berarti. Tokoh masyarakat Kampung Wumuka, Anthonius Tiriwauku mengungkapkan dengan tegas harapan mereka.

“Kami minta program ini harus tetap jalan. Tenaga kesehatan yang ditempatkan oleh YPMAK sudah melayani masyarakat dengan baik. Ja­ngan lagi mereka pindah ke tempat lain,” ucap Anthonius di Wumuka, Senin (8/9).

Para petugas kesehatan tak hanya bekerja di kampung, tapi juga menjangkau hingga ke pinggir pantai, ke tenda-tenda darurat (befak) tempat warga mencari ikan.

Kerja Sama Tanpa Batas

Ketua Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Wumuka, Vinsen Kipia menambahkan, kehadiran tim Kampung Sehat YPMAK membawa semangat kolaborasi.

Para tenaga kesehatan bukan hanya melakukan pemeriksaan, melayani Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak kurang gizi dan ibu hamil, atau melaksanakan Pos­yandu. Mereka juga membuka kelas ibu hamil, menyosialisasikan Keluarga Berencana (KB), hingga melatih kader kesehatan lokal agar kampung ini semakin mandiri dalam menjaga kese­hatan warganya.

Saat ini ada tiga tenaga kesehatan dari tim Kampung Sehat YPMAK yang bertugas di Wumuka. Mereka direkrut oleh Yayasan Papua Lestari, mitra YPMAK yang menjalankan program tersebut.

Salah satunya adalah Yotham Yusuf, yang kini merasa seperti menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Wumuka.

“Masyarakat sangat mendukung pelayanan kami di sini, bahkan mere­ka menginginkan kami terus bertugas di Wumuka,” tutur Yotham.

Tugas mereka tidaklah ringan. Yotham bercerita, malaria masih menjadi penyakit yang banyak ditemui di Wumuka. Bersama rekan-rekannya, ia memastikan pasien minum obat sesuai aturan.

“Kami langsung awasi di rumah pasien. Atau kami sediakan air minum dan obat di pos kesehatan, lalu pasien datang meminum obat malaria sampai benar-benar sembuh,” jelasnya.

Bagi pasien malaria tropika, obat diminum tiga hari, sedangkan malaria tertiana membutuhkan pengobatan hingga 14 hari penuh. Dedikasi tim kesehatan ini memastikan warga tidak berhenti minum obat di tengah jalan.

Selain pelayanan medis, mereka juga memimpin kegiatan pembersihan lingkungan, memutar film edukasi kesehatan, hingga melakukan skrining penyakit tidak menular terutama kepada warga lanjut usia. Semua itu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa sehat bukan hanya urusan obat, tapi juga pola hidup sehari-hari.

Di balik wajah lelah para petugas kesehatan, tersimpan tekad yang sama dengan warga agar program ini tidak berhenti. Karena bagi warga Wumuka, kesehatan bukan sekadar layanan, melainkan jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik. (ots-2)

86 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2025 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika