Pilih Bahasa :
SUASANA lapangan terbang (lapter) Anggogin pada Sabtu (16/8) siang terasa hangat ketika beberapa warga Kampung Jagamin dan Baluni menyampaikan harapan mereka kepada Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).
Salah satunya datang dari tokoh masyarakat Jagamin, Ananias Jangkup, yang dengan lugas menyampaikan aspirasi warganya.
Menurut Ananias, selama ini pelayanan kesehatan dari Program Kampung Sehat YPMAK sudah menjangkau Jagamin dan Baluni. Namun, jarak tempuh yang harus dilalui tenaga kesehatan menjadi persoalan serius.
“Petugas kesehatan ini kalau mereka jalan dari Ainggogin ke Baluni ini bisa sampai tiga jam. Jadi kalau bisa ada penambahan tim Kampung Sehat di sana,” usul Ananias.
Jarak yang jauh membuat pelayanan kesehatan di dua kampung itu kerap terhambat. Ananias menilai keberadaan tim baru sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan akses kesehatan dengan cepat dan maksimal.
“Penambahan tim Kampung Sehat pada kedua wilayah tersebut sangat membantu memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Meski begitu, Ananias tak lupa menyampaikan apresiasi kepada YPMAK atas dedikasi yang sudah berjalan. Baginya, kehadiran Program Kampung Sehat telah membawa perubahan besar di wilayah Arwanop.
“Program ini sangat membantu kami masyarakat. Kami juga berterima kasih karena telah menyediakan transportasi untuk menjemput pasien kami yang sakit di sini. Kami berharap ini tetap dipertahankan karena ini sangat membantu kami,” harapnya.
Program Kampung Sehat YPMAK memang telah hadir di beberapa kampung sekitar Arwanop, seperti Ainggogin, Ombani Omponi, Anggigi, Jagamin, Wabera, dan Baluni. Namun, tuntutan geografis yang penuh tantangan membuat efisiensi pelayanan terus menjadi pembahasan utama.
Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan YPMAK, Riana Wadibar menegaskan bahwa suara masyarakat tidak akan diabaikan. Baginya, masukan dari lapangan adalah bahan penting untuk dievaluasi bersama.
“Kita sampaikan ke pimpinan, nanti pimpinan yang akan memutuskan seperti apa, itu yang nanti kita akan jalankan,” kata Riana.
Bagi warga Jagamin dan Baluni, harapan mereka sederhana yakni mendapatkan pelayanan kesehatan lebih dekat dan cepat.
Bagi YPMAK, aspirasi ini menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah hak dasar yang membutuhkan komitmen nyata, terutama di wilayah pedalaman dan pegunungan yang penuh keterbatasan. (ots-2)