Pilih Bahasa :
Bupati Mimika, Johannes Rettob ketika menyampaikan sambutan saat kunjungan Gubernur Papua Tengah di Kaokanao, Mimika Barat, 10 April 2025. (miskan)
PEMERINTAH Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia bekerja sama melakukan riset kesehatan dasar di Mimika.
Riset kesehatan dasar tersebut kini menjadi landasan pembangunan di semua sektor, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lainnya.
“Ini satu-satunya di Indonesia, kabupaten yang punya riset ini.
Hasil riset ini sudah kita pakai, dan kemudian kita buat menjadi dasar pembangunan kita,” ungkap Bupati Mimika Johannes Rettob.
Kabupaten Mimika dikenal sebagai salah satu daerah dengan APBD terbesar di Indonesia. “APBD kita ini kan besar, tapi 80 persen APBD kita itu hasil dari pertambangan. Ya, dari PT Freeport Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Bupati John, seharusnya tidak ada tantangan berarti dalam membangun daerah. “Karena kalau kita semua punya niat yang sama untuk membangun secara bersama, maka hanya tinggal bagaimana kita laksanakan,” ucapnya.
Pola kerja parsial kini ditinggalkan. Kalau sebelumnya YPMAK hanya bekerja sama dengan salah satu dinas, katakanlah dengan dinas pendidikan. Mulai sekarang tidak lagi seperti itu.
“Kita akan buat satu perjanjian kerja sama. Kesepahaman bersama ini kita buat antara Pemda Mimika, PT Freeport Indonesia, dan YPMAK,” ujarnya.
Kesepakatan besar ini nantinya diturunkan menjadi perjanjian di setiap sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sejauh ini YPMAK terus berkomitmen menjalankan berbagai program. YPMAK menjalankan program khusus yaitu kampung sehat, bantu membangun sekolah-sekolah di pesisir dan di pegunungan, serta memberikan beasiswa bagi anak-anak Amungme dan Kamoro serta lima suku kerabat di Mimika.
Freeport Indonesia pun mengambil bagian melalui Departemen Social & Local Development (SLD). “Freeport juga memberikan bantuan melalui SLD untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Namun, ada satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Tantangan besarnya adalah tim pembinaan dan pendampingan agar semua program yang dijalankan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat akar rumput.“Ini yang harus kita tangani secara bersama,” kata Bupati John Rettob. (ots-1/ots-2)