Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Jejak Pengabdian dan Semangat Membara

Wednesday, 09 July 2025

DARI lorong sekolah di Sorong hingga ke ruang rapat pengambilan keputusan strategis di Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Hendhaotje Watory melangkah dengan keyakinan dan kerja keras. 

Otje bukan hanya menjalani karier, tetapi menapaki jalan panjang penuh makna untuk pemberdayaan masyarakat Papua. Kini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus YPMAK Bidang Pemantauan dan Evaluasi (Monitoring dan Evaluasi/Monev).

Hendaotje Watory lahir di Jayapura, 7 April 1969. Anak sulung dari sembilan bersaudara ini tumbuh di tengah keluarga aparatur sipil negara. Masa kecilnya ditempa oleh disiplin dan semangat belajar dari orang tua yang bertugas di Jayapura. “Dengan kondisi itu, maka kami sembilan bersaudara agak kesulitan dalam biaya pendidikan,” ungkapnya mengenang masa sulit.

Otje mengenyam pendidikan dasar di SD Kristen YPK Jayapura, lulus pada 1980. Kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Jayapura hingga 1983, dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Adven Doyo Baru, Kabupaten Jayapura pada 1986.

Perjuangan sesungguhnya dimulai saat ia melanjutkan studi ke Universitas Klabat, Manado, Jurusan Manajemen. Di tengah keterbatasan biaya, Otje tak menyerah. Ia pun bekerja sambil kuliah.  “Semester pertama kuliah. Tapi semester kedua cuti untuk bekerja. Hal ini agar bisa melanjutkan studi dan waktu itu belum ada bantuan seperti beasiswa dari pemerintah. Sehingga saya harus mandiri,” tuturnya.

Pekerjaan yang dijalaninya pun tidak mudah. Otje menjadi petugas kebersihan di asrama universitas. “Kebetulan universitas tempat saya studi ada asramanya. Hal inilah yang membuat waktu kuliah hampir 7 tahun,” ujarnya dengan senyum mengingat masa itu.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Otje kembali ke Sorong dan menjadi guru mata pelajaran ekonomi dan musik di tingkat SMP dan SMA. Namun panggilan lain datang saat ia mendapat kesempatan tampil dalam vokal grup yang dikirim ke Tembagapura, Mimika. Di sana, pertemuan dengan seorang teman kuliah membuka jalan baru dalam hidupnya.

Temannya mengajak untuk melamar kerja di PT Freeport Indonesia. Meski ragu karena riwayat kuliah yang sempat tersendat, ia akhirnya mencoba. “Puji Tuhan, setelah saya melamar, saya ikut tes ISL dan saya lolos. Kemudian ikut tes bahasa Inggris dan dinyatakan lolos lagi,” ucapnya.

Otje pun bekerja di Inamco selama dua tahun sebelum resmi menjadi karyawan tetap PT Freeport Indonesia pada tahun 2005.

Ia ditempatkan di Departemen Quality Management Services (QMS), yang kini dikenal sebagai Learning and Organizational Development (LnOD). Hampir seperempat abad ia mengabdi tanpa pernah berpindah departemen, mulai dari Grasberg, Tembagapura hingga Nemangkawi. “Saya bekerja di PTFI itu kurang lebih 22 tahun,” ungkapnya bangga.

Tahun 2024, Otje memasuki masa pensiun. Namun tak lama berselang, angin segar datang lewat informasi pembukaan seleksi pengurus YPMAK. Ia sempat ragu, karena telah mempersiapkan masa pensiun dengan berbagai pelatihan, termasuk pengelolaan keuangan. Tapi dorongan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat, terutama saat bertugas di Institut Pendidikan Nemangkawi, mendorongnya mendaftar.

“Apabila Tuhan berkehendak, maka tunjukkanlah jalan dan berikan kesempatan untuk berkarya dengan masyarakat, sesuai dengan pengalaman yang dimiliki,” doanya saat itu. Doanya itu pun dijawab, Otje terpilih sebagai Wakil Ketua Bidang Monev.

Melalui peran ini, Hendaotje Watory ingin memberi sumbangsih nyata untuk masyarakat Amungme, Kamoro, lima suku kekerabatan lainnya dan Papua secara umum. “Misalnya program excel. Hal itulah yang membuat saya tertantang agar masyarakat memiliki kompetensi dan bisa berkompetisi,” ujarnya.

Otje membawa pendekatan sistematis yang diperoleh dari pengalaman profesionalnya ke dalam struktur kerja YPMAK. “Mulai mengubah pola pikir saya yang sebelumnya adalah bagaimana sistem kerja yang dulunya pernah didapatkan, bisa diterapkan di YPMAK guna lebih memberdayakan masyarakat,” jelasnya.

Langkah awalnya fokus pada bidang pendidikan. Otje percaya bahwa pendidikan adalah fondasi untuk peningkatan ekonomi dan kesehatan. Bersama Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program, ia ingin memastikan sinergi berjalan maksimal. “Walaupun itu tidak mudah, namun saya menyakini bahwa dengan pengalaman dan tekad, maka usaha itu bisa dijalankan,” tegasnya. 

Di pundaknya kini ada tanggung jawab besar dalam grant making di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pengelolaan aset.

Hendaotje Watory adalah bukti nyata bahwa kerja keras, doa, dan semangat pengabdian bisa mengubah tantangan menjadi peluang. Sosok yang memulai karier sebagai guru, kini menjadi bagian penting dari tonggak pembangunan masyarakat Papua melalui YPMAK. (ots-1)

493 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2025 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika