Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa :

Saatnya Anak-anak Berkompetisi, Bukan Stag!

Thursday, 12 June 2025
Ega Wefako siswi SMP Sekolah Asrama Taruna Papua memperoleh juara keduamata pelajaran IPA Lomba Potensi Sains 2025. (DOK SATP)

SORAK semangat dan aura kompetisi memenuhi aula Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) pada Senin 5 Mei 2025. Sebanyak 124 peserta didik dari 46 sekolah dasar dan menengah pertama se-Mimika memadati area lomba untuk unjuk kemampuan dalam  Lomba Potensi Sains (LPS) 2025.

Ajang serupa merupakan kali kedua yang diselenggarakan oleh SATP dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025. Suasana penuh antusias pun terasa sejak pembukaan yang secara resmi dilakukan Bupati Mimika Johannes Rettob, bersama jajaran penting yakni Direktur EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka, dan Kepala SATP Johana M. Tnunay.

Simbolisasi dibukanya lomba ditandai dengan pemukulan tifa, instru­men tradisional Papua yang menggema semangat budaya dan ilmu pengetahuan.

Jadi Motor Penggerak

Dalam sambutannya, Leonardus Tumuka menekankan pentingnya lomba ini sebagai lebih dari sekadar ajang akademik. LPS ini menjadi momentum yang baik untuk adik-adik berkompetisi guna meningkatkan kemampuan. “Kalau tidak menang, jang­an berkecil hati. Terus semangat!” pesan Leo.

Ia juga menyentil soal kondisi gene­rasi muda yang tak boleh lagi hanya stag atau berdiam dan berjalan tanpa tujuan. “Kalau stag, tidak ada daya juang, maka masa depan sulit diraih,” ujar Leo penuh makna.

Meski hanya berlangsung sehari, kualitas lomba LPS ini tak main-main. SATP menggandeng juri independen dari Universal Learning Center (ULC) untuk menjamin objektivitas penilaian dan mendukung kualitas kompetisi.

Ditengah derasnya arus globali­sa­si dan pesatnya perkembangan teknologi, Leo berharap agar lomba semacam ini dapat menjadi motor penggerak bagi pendidikan di tanah Papua.

“Kami dari YPMAK sebagai penge­lola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, sangat mendukung kompetisi seperti ini. Inilah cara mendorong anak-anak kita untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan motivasi kuat kepada para peserta. Ia melihat lomba ini sebagai wadah membentuk karakter generasi muda; kompetitif, kolaboratif, kritis, dan percaya diri.

“Kalian adalah harapan Mimika, Papua, dan Indonesia. Kami percaya generasi muda hari ini bisa jadi pemim­pin besar di masa depan,” katanya penuh harap.

Bupati John Rettob juga mengajak para guru dan orang tua untuk terlibat aktif dalam mendampingi per­kembangan potensi anak.  “Pen­di­dikan adalah investasi jangka panjang. Semua pihak harus ambil bagian,” ajaknya.

Dengan atmosfer pendidikan yang membumi namun sarat visi besar, SATP bukan hanya sekolah ber­asrama, tetapi laboratorium masa depan bagi anak-anak Papua. Di sini­lah kreativitas bertemu karakter, dan semangat berkompetisi menemukan tempatnya.

LPS 2025 adalah bukti nyata bah­wa anak-anak Papua mampu ber­si­nar dalam dunia sains, dan siap untuk tampil di panggung yang lebih besar. (ots-1)

858 Pembaca
Bagikan ke Sosial Media


Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id
Copyright © 2026 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika