Pengelola Dana Kemitraan                Pilih Bahasa : EnglishIndonesian

Marselus Kelanangame, Wasit Futsal Level Satu Peserta Beasiswa YPMAK

Selasa, 22 Februari 2022

Di ujung bibirnya masih menempel peluit. Tiupan dari nafasnya akan menentukan si kulit bundar bisa berkeliaran dari satu kaki ke kaki lain di lapangan hijau. Jika matanya melihat pelanggaran, dia berhak menjadi hakim. Sebab di tangannya ada dua jenis kartu yang menjadi hukuman atas pemain futsal.

Dia adalah Marselus Kelanangame, Wasit Futsal level 1 yang dapat memimpin pertandingan skala Nasional.

Pencapaiannya untuk menanjak ke level 1 tentu tidak selicin lapangan yang sering ia jajaki. Semua kisahnya berawal 23 tahun lalu di sebuah kampung di dataran tinggi Mimika, Papua.

Marsel lahir di Agimuga pada 11 Desember 1998. Agimuga merupakan sebuah kampung yang berdekatan dengan wilayah kerja PT Freeport Indonesia. Bapaknya, Petrus Kelanangame merupakan orang yang cukup dituakan di kampungnya. Sedang ibunya, Klarina Senawatin mengurusi rumah seperti kebanyakan ibu dalam adat-istiadat suku-suku pegunungan tengah Papua.

Ia hijrah ke Semarang pada 2013 untuk menempuh SMA. Di sana tentu ia tidak hidup enak. Ia bahkan mengumpulkan kertas-kertas bekas untuk dijual ke tengkulak. Biasanya per kilogram kertas bekas dihargai Rp1.500.

“Kertas-kertas kosong itu, yang rusak. Atau kertas bekas tugas-tugas. Saya pergi jual, dapat seribu-dua ribu,” katanya.

Uang dari hasil penjualan kertas itu dipakainya untuk membeli sepatu bola yang kala itu harganya cukup mahal. Marsel ulet menjual kertas hingga satu tahun.

“Sampai sepatu sekolah, sepatu kuliah, sepatu latihan terbeli. Ya, semua waktu saya manfaatkan. Untuk cari uang juga untuk latihan,” kata Marsel.

Diakui Marsel, hidup di kota besar harus membuatnya banyak belajar. Ia harus menyesuasikan pelajaran sekolah yang dinilai tertinggal. Juga harus beradaptasi dengan lingkungan sosial di sana yang tentu jauh dari yang ia rasakan saat hidup di Papua.

Saat berkuliah di Fakultas Olahraga, Universitas PGRI Semarang, Marsel memilih masuk ke Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Wasit Futsal. Dengan membayar administrasi sebesar Rp10 ribu, resmilah Marsel bergabung mengikuti kegiatan wasit-wasit ala kampus.

“Karena saya aktif, maka pada 2017 itu kampus percayakan saya untuk ikut kursus, pendidikan wasit di Malang,” terangnya.

Usai mendapat setifikat wasit level 3 di Malang, Marsel tidak kandas. Ia bahkan lanjut ke pendidikan level 2 di Tanggerang pada 2018 dan pada 26 Juli 2020, ia meraih sertivikat wasit level 1 Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Beruntung, kata Marsel, sepanjang masa perjuangannya itu ia mendapat perhatian dari Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia.

“Syukur ada YPMAK. Ia bantu seratus persen. Mulai dari biaya pendidikan, kesehatan semua dijamin. Karena itu saya bisa bertahan dan mandiri di tanah rantau,” ucapnya haru.

Ia berterimakasih dan mengapresiasi dukungan Yayasan yang tidak putus memberi dukungan atas prestasi putera-puteri Tanah Amungsa.

“Karena Yayasan ini sudah bekerja, membuat saya sukses. Dan ini tentu bisa memberi semangat dan harapan bagi adik-adik saya yang lain untuk menggapai mimpi mereka,” ucapnya.

Oleh karena adanya Yayasan yang memberi perhatian ini, Marsel mengimbau adik-adik penerus dari Suku Amungme agar tidak putus mengejar mimpi.

“Adik-adik pasti bisa. Yang orang lain inginkan tidak bisa dipaksakan pada keinginan kita. Munculkan keinginan dulu, baru motivasikan diri kita. Itu kunci kesuksesan. Harus punya keinginan kuat. Kenapa orang lain bisa, saya tidak bisa? Dia makan nasi, saya juga. Saya bukan makan batu,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di seputarpapua.com – LINK SUMBER : https://seputarpapua.com/view/kisah-marselus-kelanangame-wasit-futsal-indonesia-jual-kertas-bekas-hingga-dibiayai-ypmak.html.html

552 Tampilan
Bagikan ke Sosial Media



Galeri Foto

Publikasi Pelaksanaan Program
Melalui Gambar

Galeri Video


Peta Kantor YPMAK


Alamat Kantor :
Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso Timika, Mimika – Papua Tengah Kode Pos 99910

Email : humas@ypmak.or.id




Copyright © 2024 | YPMAK Timika – Papua
Semua berita dalam web ini menjadi hak cipta YPMAK Timika